Kamis, 23 Maret 2017

Kunjungan POLSEK Banyuwangi

 Sehubungan dengan banyaknya pemberitaan baik di media sosial maupun koran terkait penculikan anak, pelecehan seksual, naarkoba dan lain sebagainya, SD Negeri 2 Tukangkayu beserta Polsek Banyuwangi menjalin kerjasama untuk menjelaskan terkait isu-isu dan pemberitaan yang beredar yang mana pemberitaan ini menimbulkan efek keresahan di masyarakat.






Terkait program kerja POLISI GOES TO SCHOOL pula mitra Polsek Banyuwangi yang di wakili oleh Bp. PUTRO akrab kami menyapanya memberikan penjelasan bahwasannya kita jangan begitu saja menerima dan menganggap kebenaran dari suatu berita di media sosial, siapa tau itu hanya berita HOAX. 

Maka dari itu mulai dari sekarang, cerdas2lah membaca berita dan saringlah darimana kebenaran serta sumber berita tersebut sebelum membagikannya ke orang lain.....

MENYAMBUT SISWA


Dalam era perkembangan seperti zaman sekarang mempengaruhi sikap serta tingkah laku anak, untuk mempertahankan sikap dana moral anak banyuwangi terutama dalam hal sopan santun serta saling menghormati dan menghargai, SD Negeri 2 Tukangkayu berkomitmen menjaga kelestarian budaya sopan santun dan saling menghormati tersebut dengan wujud menyambut kedatangan siswa d waktu berangkat sekolah. Semoga dengan contoh teladan peserta didik pun menjadi siswa teladan nantinya, Aaamiiin.....

Rabu, 22 Maret 2017

TAMAN LITERASI SDN 2 TUKANGKAYU


 TAMAN LITERASI SD Negeri 2 Tukangkayu sebagai wujud nyata Program Kerja kepala SDN 2 Tukangkayu guna menumbuhkan minat anak dalam belajar dan membaca di suguhkan dengan suasana taman yang teduh serta nyaman.


Siswa-siswi sangat antusias menyambut Taman ini, walaupun Rumput masih tahap perawatan mereka tidak sabar mencoba duduk-duduk sambil membaca beberapa buku yang tersedia di Perpustakaan,

Program Kerja & Sosialisasi Adiwiyata


Mengawali tempat kerja baru sebagai Kepala Sekolah di SDN 2 Tukangkayu, Bunda SUCI NURYANTI, M.Pd langsung bergerak cepat demi perubahan SDN 2 Tukangkayu, yang salah satunya memberikan penjelasan Kepada Wali Siswa serta Guru terkait Program Kerja SDN 2 Tukangkayu kedepan,
serta memberikan Sosialisasi terkait dukungan terhadap Program Adiwiyata yang digalakan oleh pemerintah serta dinas pendidikan kabupaten banyuwangi, semoga semakin maju......

Menjadi Orang Tua Asuh (GARDA AMPUH)


Demi mendukung program Dinas Pendidikan Kab. Banyuwangi "GARDA AMPUH" Ibu SUCI NURYANTI, Mpd selaku Kepala SDN 2 Tukangkayu di bawah naungan UPTD Pendidikan Banyuwangi mendukung penuh program tersebut dengan kerja nyata hunting siswa putus sekolah.


Salah satunya ananda bernama "TUFA" gadis ini tidak mau sekolah lantaran biaya sehingga berdampak pada dirinya yang minder kepada teman-temanya. Namun tidak diam begitu saja, ibu kita yg satu ini tidak henti2nya untuk merayu, membujuk ananda TUFA untuk bisa melanjutkan sekolah di kelas VII , orangtua gadis tersebut bersyukur sekali ada kepedulian serta bersedia menjadi orangtua asuh anaknya dengan harapan penuh anaknya bisa melanjutkan sekolah tanpa ada ejekan dari kawan - kawannya lagi..........

RAKER ADIWITYATA


Dalam menyambut kegiatan visitasi Adiwiyata SDN 2 Tukangkayu memantapkan visi misi agar mencapai tujuan program kerja secara maksimal, Kepala sekolah, dewan guru, dan komite bersinergi menjadi satu dalam mensuksuskan tujuan tersebut, rapat kerja terus dilakukan untuk menampung saran dan masukkan yang membangun dalam proses kerja.


Semoga tercapai apa menjadi harapan kita bersama untuk SDN 2 Tukangkayu Tercinta...

Senin, 20 Maret 2017

Wajah Baru


Wajah Baru SD Negeri 2 tukangkayu begitu kami menyebutnya, perubahan-perubahan terus dilakukan dilakukan demi menambah penampilan sekolah menjadi lebih indah. 


Adapun beberapa perubahan yang dilakukan d wajah depan SDN 2 Tukangkayu yaitu Pemasangan papan nama SD dengan gaya 3 dimensi menambah suasana yang berbeda, selain itu pemindahan serta pembaruan neon box dimana letak sebelumnya menghalangi pandangan. Good job......

Rabu, 15 Maret 2017

Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)


PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER atau PPK adalah program pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik dan spiritual), olah rasa (estetik), olah piker (literasi dan numerasi) dan olah raga (kinestetik) sesuai dengan falsafah pancasila

TANYA JAWAB
Bagaimana penerapan konsep program Penguatan Pendidikan Karakter?
Model PPK tidak mengharuskan siswa untuk terus menerus belajar di kelas. Namun mendorong agar siswa dapat menumbuh kembangkan karakter positifnya melalui berbagai kegiatan ko-kurikuler, ekstrakurikuler dalam pembinaan guru. Perlu dipahami, bahwa pendidikan karakter sudah dilaksanakan di seluruh persekolahan. Namun, perlu dilakukan upaya terobosan agar pendidikan karakter ini bisa dilaksanakan secara konsisten oleh sekolah dan memberikan dampak yang nyata.

Adakah sekolah percontohan penerapan program PPK?
Di tahun 2016 sebanyak 542 sekolah (SD dan SMP) telah tergabung menjadi sekolah percontohan penerapan program Penguatan Pendidikan Karakter. Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah yang telah menerapkan berbagai praktik baik pendidikan karakter sehingga diharapkan mampu menjadi contoh/teladan dan menularkan "virus kebaikan" dalam penerapan PPK di sekitarnya. Sekolah-sekolah yang dipilih juga ditentukan berdasarkan keterwakilan provinsi, kondisi geografis, maupun status sekolah negeri dan swasta.

Bagaimana tugas dan peran guru serta kepala sekolah dalam implementasi PPK?
Guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas dan mampu mengelola manajemen kelas. Kepala Sekolah dapat mendesain budaya sekolah yang menjadi ciri khas dan keunggulan sekolah tersebut. Lalu, Sekolah mampu mendesain pelibatan publik guna meningkatkan peran orang tua dan masyarakat.

Seberapa penting pendidikan karakter dan kepribadian bagi anak?
Pendidikan karakter merupakan kunci yang sangat penting di dalam membentuk kepribadian anak. Selain di rumah, pendidikan karakter juga perlu diterapkan di sekolah dan lingkungan sosial. Pada hakekatnya, pendidikan memiliki tujuan untuk membantu manusia menjadi cerdas dan tumbuh menjadi insan yang baik. Dalam rangka mempersiapkan Generasi Emas 2045, pemerintah menguatkan karakter generasi muda agar memiliki keunggulan dalam persaingan global abad 21. Selain lima nilai utama karakter, melalui PPK, pemerintah mendorong peningkatan literasi dasar, kompetensi berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaborasi generasi muda.

Apakah program PPK wajib diterapkan oleh seluruh sekolah?
Penguatan Pendidikan Karakter akan dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah. Program PPK diharapkan dapat mendorong kualitas pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. Setiap sekolah, baik negeri maupun swasta, memiliki hak yang sama untuk menerapkan program yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental di bidang pendidikan ini.

Bagaimana proses implementasi program PPK?
Implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter akan dilaksanakan secara bertahap. Di tahun 2017, Kemendikbud menargetkan sebanyak 1.626 sekolah akan menjadi target rintisan PPK, yang akan memberikan dampak pada sekitar 9.830 sekolah di sekitarnya. Hingga tahun 2020, target implementasi penuh PPK diharapkan dapat terwujud. Tentu, implementasi PPK menyesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan sekolah. Diharapkan, keberhasilan satuan pendidikan yang menjalankan PPK dapat menjadi teladan/inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan lainnya.
Sumber : http://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/